Kesombongan, Menganggap Diri Lebih Dari Orang Lain
Yesaya 2:17 (TB) Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.
Salah satu sifat yang sangat dibenci oleh Tuhan adalah sombong yaitu menghargai diri sendiri secara berlebihan, congkak atau pongah. Sombong berarti pula sebuah keadaan perasaan merasa diri lebih dari orang lain yang akhirnya menimbulkan sikap yang menyepelekan dan menganggap remeh orang lain.
Karena kesombongannya kita ketahui bersama bahwa iblis memberontak dan ingin menyamai diri dengan Tuhan. Dan karena pemberontakan tersebut dia dan semua penggemarnya dihalau dari hadapan Tuhan.
Yesaya 14:13-15 (TB) Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.

Saat ini banyak orang yang menjadi sombong, tidak hanya orang-orang dunia yang belum kenal Tuhan tetapi ada begitu banyak anak-anak Tuhan pun demikian. Bahkan mereka yang sudah terlibat dalam pelayanan pelayanan yang ada berlaku demikian.
Banyak faktor memang yang membuat orang berlaku sombong. Mungkin merasa pandai, merasa hebat, merasa populer, merasa lebih kaya, merasa lebih handsome atau ganteng atau lebih cantik, merasa punya jabatan, punya pangkat tinggi, punya kekuatan untuk memutuskan sesuatu yang sangat penting bahkan punya pelayanan yang berhasil, pelayanan yang maju dan begitu banyak lagi alasan-alasan membuat seseorang berlaku sombong.
Amsal 16:5 (TB) Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.
Selain itu, penulis amsal juga menulis bahwa mata sombong merupakan salah satu dari tujuh perkara yang sangat dibenci Tuhan. Kita tahu mata berfungsi untuk memandang atau melihat. Jadi mata sombong berarti memandang rendah orang lain atau menganggap diri sendiri lebih dari orang lain.
Sesungguhnya siapakah kita ini sehingga kita merasa diri lebih dari orang lain. Di hadapan Tuhan kita semua manusia ini sama. Sebagai manusia kita ini tidak lebih daripada hembusan nafas dan sebagai apakah dia dapat dianggap.
Yesaya 2:22 (TB) Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?
Berhentilah menjadi sombong karena tanpa Tuhan kita ini tidak dapat berbuat apa-apa dan tanpa Tuhan kita ini bukan siapa-siapa.
Mari kita berdoa
Kami berterima kasih untuk Firman Allah yang Engkau nyatakan untuk menegur kami dan mengajarkan kami. Engkau tidak menginginkan kami hidup dalam kesombongan. Kami harus menyadari bahwa tanpa Tuhan kami ini bukan siapa-siapa tanpa Tuhan kami ini tidak dapat berbuat apa-apa.
Bahkan engkau juga menyatakan bahwa tidak ada hal apapun yang dapat kami banggakan karena semuanya milik Tuhan. Hari ini Tuhan, ampuni kami dan biarlah engkau sendiri membantu kami untuk tetap menjaga hati kami agar tidak sombong.
Kami perlu menyadari bahwa firman Tuhan ini bukan untuk orang lain tapi firman Tuhan ini bagi kami orang-orang percaya dan bahkan sebagian dari kami yang melayani Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur kepada Bapa di Surga Haleluya Aminnn
Posting Komentar untuk "Kesombongan, Menganggap Diri Lebih Dari Orang Lain"