Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konflik Utama Orang Percaya Adalah Konflik Melawan Dosa

Roma 7:15 (TB)  Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ibu-ibu rumah tangga suka sekali menyaksikan drama-drama, sinetron-sinetron dan sebagainya. Bahkan saat ini mudah sekali untuk mengaksesnya di internet dan berbagai macam sosial media lainnya. 

Bila kita perhatikan setiap drama atau sinetron selalu menonjolkan konflik-konflik yang seringkali memancing emosi dari para penonton. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa konflik memang seringkali mewarnai kehidupan manusia setiap hari dan bahkan terjadi di segala tempat. 

Baik di rumah, di tempat bekerja, di lingkungan di mana kita tinggal dan dimanapun berada. Bahkan konflik yang terjadi di kalangan para elit politik yang duduk di kursi pemerintahan sudah menjadi pemandangan yang biasa. Dalam kehidupan rohani, kita juga tidak luput dari konflik. 

Konflik terberat yang harus setiap hari kita hadapi adalah konflik melawan kedagingan yaitu suatu pergumulan antara kehendak akal budi atau roh. Untuk menuruti kehendak Tuhan tidaklah mudah. Ada pertentangan dengan perbuatan kita yang jauh dari kehendak Tuhan bahkan berbuat dosa.

Galatia 5:17 (TB)  Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. 

Konflik ini membawa dampak dalam kehidupan kita. Rasul Paulus dalam 2 Korintus 5 sempat berkata "selama masih diam di dalam kemah ini kita mengeluh oleh beratnya tekanan karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup."

Tekanan yang dimaksud bukan semata-mata berbicara tentang tekanan dalam hal ekonomi atau sakit penyakit, tapi lebih daripada itu. Tekanan yang dimaksud adalah tekanan karena dosa. Ya kita harus berusaha untuk hidup berkenan kepada Tuhan yaitu sanggup mengalahkan segala konflik dosa yang menjadi pergumulan yang paling dahsyat dalam hidup kita.

Cara agar kita dapat menang atas konflik tersebut adalah dengan jalan kita harus mau dipimpin oleh Roh Kudus. Kita perlu membangun persekutuan yang intim dan karib dengan Tuhan setiap hari. Berdoa dan merenungkan firman Tuhan akan melatih kita untuk semakin peka akan suara Roh Kudus.

Firman Tuhan mengingatkan bahwa "kamu telah menerima Kristus Yesus Tuhan kita, karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia." Marilah kita terus hidup dalam persekutuan dengan Tuhan melalui berdoa dan merenungkan Firman Tuhan agar kita dapat menang melawan konflik dosa dalam hidup.  Amin..

Mari kita berdoa 

Bapa di Surga kami berterima kasih untuk Firman Allah yang begitu tegas mengingatkan kami supaya berhati-hati dalam semua aspek hidup kami. Kami menyadari Tuhan, bahwa konflik terbesar dalam hidup kami adalah konflik melawan dosa dan melawan keinginan-keinginan dosa.

Hari ini Tuhan Yesus kami berdoa supaya hidup kami selalu dipimpin oleh Roh Kudus dan melakukan yang diinginkan oleh Tuhan yaitu membangun persekutuan dengan Tuhan yang akan memberikan kepekaan bagi kami untuk selalu taat kepada Tuhan.

Ajar kami taat akan Firman Allah yang kami dengarkan dan renungkan setiap hari. Kami tahu Tuhan kemenangan pasti Kami raih, karena kami selalu dekat dengan Tuhan.

Terima kasih Allah yang hidup. Terima kasih Tuhan Yesus. Kami bersyukur dan memuliakan namaMu dalam Kristus Yesus Tuhan dan juru selamat kami yang hidup Haleluya Aminnn.

Posting Komentar untuk "Konflik Utama Orang Percaya Adalah Konflik Melawan Dosa"