Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kerelaan Hati Untuk Diproses Dan Dibentuk, Tanda Kedewasaan Rohani

Ibrani 5:13 (TB)  Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.

Saudara kedewasaan rohani orang percaya tidak dapat dinilai dan diukur dari segi fisik. Tidak dapat dinilai dan diukur dari segi umur. Kedewasaan rohani orang kristen tidak dapat diukur dari seberapa lama dia ikut Kristus atau seberapa aktif dia terlibat dalam pelayanan.

Ibrani 5:12 berkata "sekalipun kamu ditinjau dari sudut waktu sudah seharusnya menjadi pengajar kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah dan kamu masih memerlukan susu bukan makanan keras." Jadi respon hati seseorang terhadap firman Tuhan berpengaruh bagi pertumbuhan rohaninya.

Orang yang belum mampu untuk terima makanan keras adalah orang yang masih kanak-kanak. Susulah yang kuberikan kepadamu bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya. 

Seorang kanak-kanak rohani hanya mau mendengarkan firman Tuhan yang lembut, firman Tuhan yang manis, firman Tuhan yang enak atau sedap didengar saja. Begitu mendengar firman Tuhan yang keras yang berisikan teguran, nasihat bahkan seruan untuk sebuah pertobatan  atau bagaimana harus membayar harga, maka mereka langsung memberontak, marah, tersinggung, merajuk atau ngambek dari gereja.

Mereka hanya mau dilayani, tetapi tidak mau melayani. Mereka merasa cukup puas hanya jadi penonton di gereja bukan jadi pemain dalam sebuah pertandingan iman. 

Firman Tuhan memperingatkan dengan keras, buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut Firman yang tertanam di dalam hatimu yang berkuasa menyelamatkan jiwa. 

Belajar Dari Jemaat Berea

Saudaraku, perlu sekali kita belajar dari jemaat yang ada di Berea seperti tertulis dalam kisah rasul 17:11. Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya daripada orang-orang Yahudi di Tesalonika karena mereka menerima Firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki kitab suci untuk mengetahuinya apakah semua itu benar.

Demikian seseorang anak-anak rohani akan mudah sekali disesatkan. Seorang anak-anak rohani mudah sekali untuk diombang-ambingkan oleh ajaran-ajaran yang menyimpang dari Injil sebab pengetahuannya tentang kebenaran masih sangat dangkal dan belum berakar kuat.

Firman Tuhan berkata "sebab iblis pun menyamar sebagai malaikat terang", karena itu ingatlah orang yang dewasa rohani pasti akan meninggalkan sifat anak-anaknya.

Doa Meresponi Firman Tuhan

Terima kasih untuk firman Allah saat ini yang menegaskan bahwa kami, ketika merespon firman Tuhan kami harus meresponnya dengan sebuah kerelaan hati untuk diproses dan untuk dibentuk.

Kami yakin dan percaya dari setiap Firman yang kami dengarkan dan renungan ini ada kekuatan yang Tuhan anugerahkan bagi kami untuk mengerti untuk memahami dan bahkan untuk melakukannya.

Kami berdoa supaya Engkau mendapati kami seperti jemaat Berea yang benar-benar punya kerendahan hati untuk dengar Firman. Bahkan keinginan besar untuk menyelidiki kitab suci, menyelidiki firman Tuhan. 

Biarlah ini menjadi kesempatan dimana kami belajar firman Allah supaya kami tidak mudah disesatkan bahkan di ombang-ambingkan oleh ajaran-ajaran yang menyimpang dari firman Allah. Terima kasih Bapa di surga karena Tuhan memberi pengetahuan penting bagi kami bahwa kami harus menjadi orang-orang yang dewasa secara rohani yaitu orang-orang yang meninggalkan sifat anak-anak.

Biarlah kami siap untuk menikmati makanan-makanan yang keras, makanan makanan yang berisi teguran, nasihat Tuhan serta seruan pertobatan. Dan kami harus segera untuk melayani bukan hanya dilayani. 

Kami harus terlibat dalam pekerjaan Tuhan, bukan hanya penonton dalam jemaat. Terima kasih Allah yang hidup, ini doa pujian syukur kami. Terima kasih Tuhan Yesus untuk firman Allah yang kau nyatakan bagi kami hari ini. Didalam Kristus Tuhan dan juru selamat kami, kami berdoa Aminnn.

Posting Komentar untuk "Kerelaan Hati Untuk Diproses Dan Dibentuk, Tanda Kedewasaan Rohani"