Bahaya Iri Hati Dalam Hidup Orang Percaya
Amsal 14:30 (TB) Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.
Iri hati diartikan sebagai sebuah perasaan tidak senang atas keunggulan, keberuntungan, keberhasilan atau kesuksesan orang lain. Sebagian orang yang iri hati menyerang lewat ucapan maupun perbuatan, sebagian lagi hanya menyimpan di dalam hati.
Bagaimanapun juga orang yang iri hati tidak ada yang merasakan tenang di dalam hidupnya. Iri hati termasuk dalam daftar perbuatan daging seperti tertulis dalam Galatia 5:19-21
Galatia 5:19-21 (TB) Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Ternyata iri hati merupakan sifat asal atau sifat asli dari iblis. Dari rasa iri kemudian timbul perbuatan-perbuatan jahat lainnya. Contohnya adalah kisah Kain dan Habel. Karena merasa iri hati kepada saudaranya Habel yang persembahannya diterima oleh Tuhan sedangkan persembahannya tidak diindahkan, tidak berkenan kepada Tuhan maka hati Kain pun menjadi panas.
Karena hatinya dikuasai oleh iri hati akhirnya timbul niat jahat Kain melakukan perbuatan yang sangat keji yaitu dia tega membunuh adiknya sendiri. Begitu pula saudara-saudara Yusuf yang karena merasa iri kepada Yusuf, mereka menyingkirkan Yusuf.

Iri hati adalah racun yang dapat mengubah kasih menjadi benci. Iri hati merupakan dosa yang paling rahasia karena ia hanya tersembunyi didalam hati manusia. Itulah sebabnya disebut iri hati karena rasa iri itu tersembunyi di dalam hati.
Iri hati timbul karena tidak mampu bersyukur atas apa yang ia miliki. Karena pandangannya tertuju kepada keuntungan, keberhasilan atau kelebihan orang lain dan kemudian membandingkan dengan dirinya sendiri. Ia merasa lebih berhak menikmati keberhasilan atau kelebihan orang lain tersebut.
Iri hati adalah masalah yang sangat serius dan berbahaya seperti penyakit kanker yang juga dapat menggerogoti hidup seseorang. Karena itu Yakobus 3:16 mengingatkan "sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat"
Mari kita berdoa kepada Tuhan supaya dosa dalam hati ini disingkirkan dengan hidup dalam ucapan syukur kepada Allah.
Kami berterima kasih untuk penegasan Tuhan supaya hidup kami tidak dikuasai oleh iri hati. Kami tahu bahwa iri hati merupakan benih dari kebencian dan bahkan kejahatan. Kami menyadari bahwa iri hati merupakan dosa yang tersembunyi.
Iri hati mulai dilakukan oleh manusia ketika dia membanding-bandingkan keberhasilan, keuntungan atau kelebihan orang lain dengan dirinya. Hari ini Tuhan, ajar kami untuk mengucapkan syukur atas segala sesuatu yang Tuhan anugerahkan.
Kami perlu mengucap syukur untuk semua berkat yang menjadi bagian kami. Dan ketika orang lain memperoleh lebih daripada kami, ajar kami agar dapat tetap mengucap syukur dan tidak ada motif hati yang berubah karena kelebihan atau keberhasilan orang lain.
Sebaliknya, hati kami bersyukur karena semua keberhasilan ataupun jawaban doa dari Tuhan kepada orang lain akan menolong kami untuk lebih dekat dan lebih cinta Tuhan. Kami percaya kalau orang lain Tuhan tolong, kami pasti Tuhan juga tolong. Terima kasih Allah Tuhan dan juruselamat kami yang hidup.
Kami berdoa mengucap syukur kepada Bapa di Surga untuk firman Allah saat ini agar kami terus waspada akan bahaya dari iri hati. Biarlah Tuhan yang menolong kami, dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur kepada Bapa di Surga Haleluya Aminnn
Posting Komentar untuk "Bahaya Iri Hati Dalam Hidup Orang Percaya"