Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hati Hamba Yang Tuhan Cari

Yeremia 1:6 (TB)  Maka aku menjawab: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda." 

Pada awalnya Yeremia adalah orang yang tidak percaya akan kemampuan dirinya. Tidak jauh berbeda dengan Musa. Hal itu dapat terlihat dari responnya terhadap panggilan Tuhan dimana Yeremia menolak panggilan Tuhan itu dengan alasan aku tidak pandai berbicara sebab aku ini masih muda.

Yeremia merasa tidak mampu, tidak fasih berbicara karena usianya masih teramat muda dan belum berpengalaman. Dalam pelayanannya Yeremia dikenal sebagai nabi peratap atau menangis yaitu nabi yang banyak sekali menangis. Hatinya lembut, penuh kasih dan mudah sekali tersentuh ketika melihat penderitaan umat. 

Itulah sebabnya Yeremia merasa tidak sanggup untuk menjadi penyambung lidah Tuhan yang terkadang harus berbicara keras, harus berbicara tegas dalam menegur umat Israel karena dosa-dosa yang diperbuatnya. Dalam pikiran Yeremia sanggupkah aku menyatakan kehendak Tuhan dihadapan umat Israel yang dikenal tegar tengkuk.

Keraguan dan rasa tidak mampu membayangi langkahnya. Pernyataan yang Yeremia sampaikan bukan berarti dia tidak bersedia melaksanakan tugas dari Tuhan. Tetapi hal itu merupakan sebuah pengakuan jujur bahwa ia mempunyai banyak kelemahan. 

Yeremia 1:7-8 (TB)  Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apa pun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan. 

Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN." 

Yang Tuhan cari dalam diri Yeremia hanyalah hati seorang hamba yang bersedia dan rela untuk melakukan apa yang diperintahkan Tuhan. Segala kelemahan dan kekurangan yang dialaminya bukanlah halangan bagi Tuhan untuk memakai hidupnya. Hanya dengan jamahan tangan Tuhan maka segala kelemahan dan kekurangan dapat teratasi. 

Yeremia 1:9 (TB)  Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu. 

Tuhan tahu bagaimana mengajar kita. Tuhan tahu bagaimana memperlengkapi saudara dan saya. Tuhan tahu bagaimana memampukan kita. Oleh karena itu, jangan jadikan kelemahan kita atau kekurangan kita sebagai alasan untuk menolak panggilan Tuhan. 

Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa justru didalam kelemahan kitalah maka kuasa Tuhan menjadi sempurna bekerja didalam kita.

2 Korintus 12:9 (TB)  Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 

Mari kita berdoa

Terima kasih Tuhan Yesus untuk firman Allah saat ini. Kami bersyukur dan menyadari bahwa firman Allah ini yang dialami oleh Yeremia juga banyak dialami diantara kami. Seringkali kami merasa rendah dan merasa tidak mampu. Tetapi Tuhan menegur kami bahwa jika kami di tangan Tuhan maka kami mampu.

Karena itu Tuhan Yesus, ketika kami berserah diri kepada Tuhan maka engkau yang akan memperlengkapi kami. Engkau yang akan menolong setiap kami. Tuhan yang akan menjamah kami bahkan meletakkan perkataan-perkataan Tuhan ke dalam mulut kami. Engkau yang mampukan kami dan engkau malah juga yang mengajarkan ketika Engkau memilih dan memanggil kami.

Engkau memperlengkapi kami sedemikian rupa  Karena itu biarlah kami semua memiliki hati seorang hamba yang selalu bersedia mengerjakan setiap panggilan Tuhan dalam hidup kami. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur kepada Bapa di Surga Haleluya Aminnn.

Posting Komentar untuk "Hati Hamba Yang Tuhan Cari"