Jangan Hidup Mementingkan Diri Sendiri
Mementingkan diri sendiri adalah perbuatan atau sikap yang tidak berkenan kepada Tuhan. Namun seiring semakin bertambahnya kedurhakaan dalam dunia, maka kasih kebanyakan orang menjadi dingin sehingga bersikap egois.
Filipi 2:4 (TB) dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Matius 24:12 (TB) Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
Alkitab menegaskan bahwa di masa-masa akhir ini manusia memiliki kecenderungan untuk mementingkan dirinya sendiri. Sekarang ini, fokus hidup manusia adalah bertanding mencari kekayaan untuk diri sendiri.
Manusia mencari nama untuk diri sendiri, tidak lagi peduli dengan orang lain dan bahkan tidak lagi memperhatikan aturan atau hukum. Kepentingan diri sendiri atau golongan sendiri yang diutamakan dan dikedepankan. Hidup dalam kasih tidak ada lagi dalam kamus hidup manusia masa kini.
Rasul Paulus menasehati dalam Filipi 2:3-4 (TB) "dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga."
Tetapi sayang banyak orang tidak mau memperhatikan nasihat, teguran dan peringatan firman Tuhan. Padahal Amsal 15:31 berkata "Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak."
Demi mendapatkan apa yang diinginkan banyak orang tidak lagi punya rasa segan. Sekalipun merugikan orang lain, mereka tidak peduli. Mereka beralasan bahwa hidup di zaman yang "gila" seperti sekarang ini kalau tidak mengikuti trend atau cara hidup orang dunia, maka akan sulit berhasil.
Mereka berpikir karena persaingan kerja dan bisnis semakin hari semakin ketat, maka wajar jika ada orang yang berani menyuap oknum seorang pejabat sebagai pelicin. Dan ketika melihat bahwa hal itu bisa membuat lancar usahanya, mereka berpikir mengapa kita tidak menempuh cara yang sama juga.
Firman Tuhan berkata, "Suap janganlah kauterima, sebab suap membuat buta mata orang-orang yang melihat dan memutarbalikkan perkara orang-orang yang benar" (Keluaran 23:8)
Tuhan sangat membenci perbuatan yang demikian, Amos 5:12 (TB) Sebab Aku tahu, bahwa perbuatanmu yang jahat banyak dan dosamu berjumlah besar, hai kamu yang menjadikan orang benar terjepit, yang menerima uang suap dan yang mengesampingkan orang miskin di pintu gerbang.
Mengorbankan orang lain demi keuntungan diri sendiri dan menempuh jalan pintas adalah berdosa. Oleh sebab itu mari kita benar-benar fokus memperhatikan setiap peringatan Tuhan karena peringatan dan nasehat Tuhan membawa kepada kehidupan.
Doa Meresponi Firman Tuhan
Terima kasih Tuhan Yesus, kami bersyukur dan memuliakan namaMu. Terima kasih karena Engkau Tuhan yang tidak berkompromi dan Engkau menegaskan setiap keinginan, setiap kehendak Tuhan dari firman Allah yang kami baca dan renungkan.
Biar kami pun tidak berkompromi dengan dosa, tetapi kami benar-benar tegas terhadap segala sesuatu yang membawa kami kepada kebinasaan. Sebaliknya kami mau taat kepada firman Allah dan mau mendengarkan dan mengikuti setiap nasihat dan teguran firman Allah yang membawa kepada kehidupan.
Hari ini kami mau belajar untuk mengasihi orang lain. Kami mau belajar juga untuk tidak hanya mementingkan diri sendiri saja. Kami percaya inilah saatnya untuk menjadi berkat bagi orang lain supaya Tuhan dimuliakan melalui kehidupan kami. Pujian hormat dan kemuliaan bagi Allah yang hidup. Dalam Kristus Yesus Tuhan, kami berdoa dan mengucap syukur kepada Bapa di Surga Haleluya Aminnn

Posting Komentar untuk "Jangan Hidup Mementingkan Diri Sendiri"